Book Appointment Now

Apresiasi Kinerja Pelayanan Publik, Pemkot Mataram Peroleh Tambahan Dana Insentif Rp10,5 Miliar

Apresiasi Kinerja Pelayanan Publik, Pemkot Mataram Peroleh Tambahan Dana Insentif
Rp10,5 Miliar
Pemerintah Kota Mataram memperoleh tambahan dana insentif dengan total sebesar Rp10,5 miliar sebagai apresiasi atas berbagai penghargaan dan capaian daerah pada sejumlah bidang pelayanan publik, meliputi kesehatan, sanitasi, lingkungan hidup, dan perumahan. Tambahan insentif tersebut akan diarahkan untuk mendukung sejumlah program prioritas yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Mataram dengan agenda Persetujuan Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan APBD Kota Mataram Tahun Anggaran 2026 serta Pendapat Akhir Wali Kota, di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Mataram, Selasa (29/09/2026).

Wali Kota menjelaskan, sebagian besar tambahan insentif tersebut dialokasikan untuk program rehabilitasi rumah bagi masyarakat. Sekitar Rp6,5 miliar disiapkan untuk membantu rehabilitasi 300 unit rumah yang belum mendapatkan bantuan, dengan alokasi Rp20 juta untuk setiap unit rumah.
“Dari total insentif sekitar Rp10,5 miliar, sekitar Rp6,5 miliar kita alokasikan khusus untuk rehabilitasi rumah. Ada 300 unit rumah yang belum mendapatkan bantuan rehabilitasi, masing-masing sebesar Rp20 juta,” ujar H. Mohan Roliskana.
Selain program rehabilitasi rumah, sisa dana insentif dimanfaatkan untuk memperkuat berbagai program prioritas. Di antaranya penambahan satu unit armada operasional untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta satu unit armada khusus untuk mendukung penanganan sampah di unit Tempah Dedoro, lengkap dengan fasilitas hotline pengaduan cepat bagi masyarakat.

Tambahan dukungan anggaran juga diarahkan pada sejumlah program lainnya, termasuk digitalisasi peralatan pelayanan kesehatan dasar seperti timbangan bayi serta penguatan program pendidikan dan kebutuhan pembangunan yang berkaitan dengan capaian penghargaan yang diperoleh Pemerintah Kota Mataram.
H. Mohan Roliskana menyampaikan, tambahan insentif tersebut merupakan bagian dari hasil kerja pemerintah daerah bersama seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendorong jajaran eksekutif untuk meningkatkan kinerja dan mempertahankan berbagai capaian yang telah diraih.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD Kota Mataram atas proses pembahasan Perubahan APBD 2026 yang telah dilalui. Menurutnya, proses pembahasan yang berlangsung melalui komisi, gabungan komisi, hingga pembahasan bersama antara legislatif dan eksekutif merupakan bagian penting dalam menentukan postur anggaran dan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Proses yang kita lalui cukup panjang. Tentu ini proses yang melelahkan. Atas semangat dan motivasi kita bersama, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas nama Pemerintah Kota Mataram,” katanya.

H. Mohan Roliskana menilai, kesepakatan yang dicapai tidak hanya menjadi dasar dalam menentukan prioritas dan alokasi anggaran, tetapi juga mencerminkan terjaganya hubungan yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Di rumah kita yang berbeda, kita punya satu kepentingan Bersama untuk terus menjaga harmonisasi dan membangun Kota Mataram yang kita cintai. Seluruh rekomendasi dan masukan konstruktif dari DPRD tentu menjadi catatan penting bagi kami di eksekutif untuk melakukan perbaikan berkelanjutan,” Pungkasnya.

Ia berharap dukungan, kritik yang konstruktif, serta masukan dari DPRD dapat terus terjaga sehingga kerja sama antara eksekutif dan legislatif semakin baik dalam mendorong pembangunan Kota Mataram.



