Perubahan APBD 2026, Pemkot Mataram Fokuskan Tambahan Anggaran untuk Program Prioritas

Perubahan APBD 2026, Pemkot Mataram Fokuskan Tambahan Anggaran untuk Program Prioritas

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mengarahkan tambahan anggaran dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 untuk mendukung sejumlah program prioritas yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat dan penataan kota. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Mataram TGH. Mujiburrahman saat menyampaikan Pengantar Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Kota Mataram Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD, di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Mataram, Rabu (23/09/2026).

Dalam penyampaiannya, TGH. Mujiburrahman menjelaskan, perubahan APBD dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap perkembangan kondisi daerah, termasuk adanya kebutuhan belanja yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam APBD murni Tahun Anggaran 2026.

“Tambahan anggaran dalam Rancangan Perubahan APBD 2026 diarahkan untuk membiayai sejumlah program dan kegiatan prioritas. Fokusnya mencakup sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur perkotaan, lingkungan, hingga peningkatan sarana dan prasarana pemerintahan,” jelasnya.

Penyesuaian pendapatan daerah, dilakukan dengan memperhatikan realisasi PAD hingga Agustus 2026 serta prediksi penerimaan sampai dengan akhir tahun anggaran. Sementara itu, perubahan pendapatan yang bersumber dari pemerintah pusat disesuaikan dengan sejumlah keputusan Menteri Keuangan yang berdampak terhadap pendapatan daerah Tahun Anggaran 2026.

Salah satunya melalui Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 198 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Rincian Alokasi dan Penyaluran Dana Alokasi Umum Tahun Anggaran 2026, penyaluran kurang bayar Dana Bagi Hasil, serta penyaluran Dana Treasury Deposit Facility Tahun Anggaran 2026.

“Pendapatan transfer Pemerintah Pusat dimungkinkan akan bertambah berkaitan dengan diterimanya beberapa penghargaan yang diterima oleh Pemerintah Kota Mataram, yaitu penghargaan bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, serta bantuan tiga juta bedah rumah. Hal ini akan dibahas dengan kementerian pada Kamis melalui Zoom Meeting,” imbuhnya.

Dari sisi belanja, tambahan anggaran diarahkan untuk sejumlah kebutuhan prioritas. Di bidang pendidikan, anggaran diperuntukkan bagi rehabilitasi gedung sekolah serta penyediaan sarana dan prasarana sekolah.

Sementara di bidang kesehatan, terdapat penambahan iuran asuransi kesehatan bagi ASN dan PPPK, penambahan iuran kesehatan Universal Health Coverage (UHC), serta peningkatan sarana dan prasarana kesehatan.

Pada sektor perkotaan dan lingkungan, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk penataan sarana dan prasarana perkotaan, penataan ruang terbuka hijau, penataan sungai, pemeliharaan rutin jalan, serta peningkatan operasional pengelolaan persampahan.

Perhatian juga diberikan pada infrastruktur dasar melalui peningkatan drainase perkotaan dan jalan. Selain itu, anggaran diarahkan untuk peningkatan sarana dan prasarana perkantoran serta peningkatan dan penataan aset daerah.

Secara keseluruhan, tambahan belanja tersebut menjadi bagian dari penyesuaian anggaran terhadap kebutuhan aktual daerah sekaligus mendukung keberlanjutan program-program prioritas hingga akhir Tahun Anggaran 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota berharap Rancangan Perubahan APBD 2026 dapat menjadi bahan pembahasan bersama antara Pemerintah Kota Mataram dan DPRD Kota Mataram, sehingga seluruh prosesnya berjalan sesuai agenda dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Setiap kebijakan dan penganggaran yang ditetapkan pada akhirnya harus bermuara pada kelancaran pemerintahan dan semakin dirasakannya manfaat pembangunan oleh masyarakat Kota Mataram,” tutupnya.

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter