Perubahan APBD 2026 Mataram Berbasis Money Follow Programme

Perubahan APBD 2026 Mataram Berbasis Money Follow Programme

Pemerintah Kota Mataram mengarahkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan prinsip money follow programme, dengan memfokuskan tambahan anggaran pada prioritas pembangunan serta kebutuhan masyarakat. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Mataram TGH. Mujiburrahman dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Mataram dengan agenda penyampaian Jawaban Eksekutif atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan APBD Kota Mataram Tahun Anggaran 2026, di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Mataram, Jumat (25/09/2026).

TGH. Mujiburrahman menjelaskan, penerapan prinsip money follow programme menempatkan anggaran sesuai prioritas pembangunan dengan mempertimbangkan permasalahan, situasi, dan kondisi yang dihadapi daerah. Arah kebijakan tersebut tidak semata berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga pada pencapaian target pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Dengan tercapainya target indikator kinerja utama pembangunan Kota Mataram yang telah ditetapkan dalam Perubahan RKPD Tahun 2026, tambahan anggaran dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 sudah berprinsip pada money follow programme dengan memperhatikan prioritas pembangunan,” jelasnya.

Sejumlah indikator pembangunan yang menjadi perhatian antara lain peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi, penurunan ketimpangan, peningkatan ekonomi hijau, penguatan reformasi birokrasi, keamanan manusia, penurunan emisi gas rumah kaca, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Untuk memastikan anggaran memberikan manfaat secara nyata, Pemkot Mataram juga memberikan perhatian terhadap percepatan pelaksanaan program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Di antaranya penanganan persampahan, infrastruktur dasar, drainase, sungai dan jalan, serta penguatan pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur, Pemkot Mataram telah menyiapkan tahapan agar kegiatan dalam Perubahan APBD 2026 dapat berjalan efektif dengan waktu yang tersedia hingga akhir tahun. Identifikasi pekerjaan dan penyusunan DED dijadwalkan selesai pada akhir September, dilanjutkan proses pengadaan hingga pertengahan Oktober dan pelaksanaan kontrak mulai Oktober.

Percepatan pelaksanaan tersebut tetap disertai pengawasan terhadap kualitas pekerjaan. Pemerintah daerah memastikan kesiapan dokumen teknis, proses pemilihan penyedia sesuai ketentuan, pengendalian kontrak, pengawasan teknis, serta monitoring dan evaluasi secara berkala.

“Percepatan yang dilakukan bukan berarti mempercepat atau mengabaikan tahapan pelaksanaan pekerjaan secara fisik. Yang dipercepat adalah proses persiapan dan pemilihan penyedia sehingga waktu efektif pelaksanaan pekerjaan dapat dimaksimalkan setelah dasar penganggaran dan dokumen pelaksanaan anggaran tersedia sesuai ketentuan,” ujarnya.

TGH. Mujiburrahman menambahkan, berbagai pandangan, saran dan masukan dari fraksi-fraksi DPRD menjadi bagian penting dalam penyempurnaan kebijakan anggaran. Pemerintah Kota Mataram dan DPRD memiliki tujuan yang sama untuk memastikan program dan kegiatan disusun secara realistis, efektif, efisien, ekonomis, serta selaras dengan kebutuhan masyarakat.

“Semoga seluruh proses pembahasan dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan kesepakatan yang benar-benar berpijak pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat Kota Mataram,” pungkasnya.

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter