Bukan Sekadar Perayaan, HKG PKK Kota Mataram Meneguhkan Kembali Semangat Pengabdian

Bukan Sekadar Perayaan, HKG PKK Kota Mataram Meneguhkan Kembali Semangat Pengabdian

MATARAM – Mereka yang setiap hari datang untuk melayani, hari itu justru diminta berhenti sejenak untuk dilayani.

Di Lapangan Karang Pule, Minggu (9/8/2026), ratusan kader PKK dari seluruh kelurahan di Kota Mataram berkumpul. Bukan sekadar untuk merayakan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK, tetapi untuk merawat satu hal yang sering kali menjadi energi paling penting dalam sebuah gerakan: kebersamaan.

Tawa, senam bersama, lomba memasak serba ikan, kegiatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah, dan berbagai kegiatan lainnya membuat lapangan itu hidup.

Namun, di balik kemeriahan tersebut, ada pesan yang jauh lebih dalam.

Mereka yang selama ini menguatkan masyarakat, juga perlu dikuatkan. Mereka yang selama ini melayani, juga layak mendapatkan kebahagiaan.

Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana menyebut HKG sebagai momentum istimewa bagi para kader yang selama ini menjadi ujung tombak dalam mendampingi masyarakat.

“Kesempatan ini menjadi satu momen yang sangat istimewa, khususnya bagi kader-kader yang datang dari seluruh kelurahan di Kota Mataram,” ujarnya.

Kader PKK hadir di banyak ruang kehidupan masyarakat. Di tengah keluarga, dalam persoalan kesehatan, lingkungan, tumbuh kembang anak, pemberdayaan ekonomi, hingga berbagai persoalan sosial di tingkat lingkungan.

Mereka bekerja dari ruang-ruang yang sering kali tidak terlihat. Mengetuk pintu rumah, menyapa warga, mendampingi keluarga, dan memastikan program pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat.

Karena itu, menurut Mohan, HKG harus menjadi ruang bagi kader untuk menikmati kebersamaan.

“Selama ini kader selalu menjadi ujung tombak terdepan dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan. Sekarang, tugas Ibu Ketua Tim Penggerak PKK adalah melayani kader, memberikan kebahagiaan kepada kader,” katanya.

Bagi Mohan, kekuatan PKK tidak semata-mata terletak pada banyaknya program, tetapi pada kekompakan orang-orang yang menjalankannya.

“Mudah-mudahan kesempatan ini memberikan kebahagiaan bagi kita semua, semakin menguatkan dan merekatkan semangat kebersamaan kita,” tuturnya.

Merawat Kota Dimulai dari Merawat Manusia

Dari HKG PKK, pesan kemudian bergerak menuju perjalanan Kota Mataram. Sebentar lagi, 31 Agustus 2026, Kota Mataram memasuki usia ke-33.

Tiga puluh tiga tahun bukan sekadar angka. Ia adalah perjalanan panjang yang membawa keberhasilan, tantangan, sekaligus tanggung jawab untuk menyiapkan masa depan.

Mohan mengajak seluruh kader PKK mengambil bagian dalam perjalanan tersebut.

“Mari kita sama-sama merawat kota ini, kita tumbuhkan harapan-harapan positif bagi Kota Mataram dan masyarakatnya,” tegasnya.

Sebab kota tidak hanya dibangun dengan beton, jalan, dan gedung. Kota dibangun oleh manusia yang peduli terhadap sesamanya.

Merawat kota berarti menjaga keluarga. Menjaga lingkungan. Menjaga persaudaraan. Dan memastikan setiap orang masih memiliki alasan untuk percaya bahwa hari esok bisa lebih baik.

Dari sanalah harapan tumbuh.

Di penghujung sambutannya, Mohan juga mengajak kader PKK menjaga nasionalisme, persatuan, dan persaudaraan.

“Kita jaga semangat nasionalisme, kita jaga semangat persatuan dan persaudaraan, kita jaga kebangsaan kita. Kita jaga kota ini dan kita jaga bangsa Indonesia yang kita cintai,” pesannya.

Minggu pagi di Karang Pule akhirnya bukan hanya tentang sebuah perayaan.

Ia menjadi pengingat bahwa sebuah kota akan kuat ketika orang-orang di dalamnya mau saling menguatkan.

Bahwa sebuah gerakan akan panjang umurnya ketika kebersamaan terus dirawat.

Dan bahwa masa depan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar.

Kadang, masa depan dimulai dari tangan yang saling menggenggam, dari keluarga yang saling menjaga, dan dari orang-orang yang memilih untuk tetap peduli. Merawat kota. Menumbuhkan harapan. Bersama-sama.**(TK-Diskominfo)

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter