UPZ Jadi Garda Terdepan Gerakan Zakat, Wakil Wali Kota Mataram Ajak Tebar Kebaikan di Tengah Masyarakat

UPZ Jadi Garda Terdepan Gerakan Zakat, Wakil Wali Kota Mataram Ajak Tebar Kebaikan

di Tengah Masyarakat

Mataram – Wakil Wali Kota Mataram, TGH Mujiburrahman, menegaskan bahwa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menggerakkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan pada kegiatan Pembinaan 50 orang Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kelurahan dan 6 orang UPZ Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Mataram yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mataram. Bertempat di Aula Pendopo Wali Kota Mataram, pada Kamis (18/06/2026).

“UPZ merupakan amanah yang dibentuk secara resmi oleh negara melalui Baznas. Kehadirannya diharapkan dapat membantu mengajak dan menghimpun masyarakat yang memiliki kewajiban berzakat, sekaligus memfasilitasi mereka yang ingin berinfak dan bersedekah,” ujarnya.

Menurutnya, tugas UPZ sesungguhnya sangat sederhana namun memiliki nilai yang sangat besar. Para pengurus UPZ diharapkan mampu hadir di tengah masyarakat sebagai penggerak kebaikan dengan mengajak warga menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui pendekatan yang santun dan komunikatif.

“Ini adalah kesempatan untuk tampil di tengah masyarakat melalui jalan yang baik, yaitu mengajak kepada kebaikan. Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang mengajak kepada kebaikan akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukannya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menjelaskan bahwa UPZ memiliki keunikan tersendiri, karena diberikan kewenangan untuk menyalurkan langsung zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang berhak menerima di wilayah tugas masing-masing dengan tetap menyampaikan laporan dan data riil kepada Baznas.

Karena itu, kemampuan berkomunikasi dan membangun kepercayaan masyarakat menjadi kunci keberhasilan UPZ. Menurutnya, masih banyak warga yang memiliki keinginan untuk berzakat atau bersedekah namun belum mengetahui saluran yang tepat untuk menyalurkannya.

“Peran UPZ adalah menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Sampaikan bahwa UPZ merupakan lembaga resmi yang dibentuk pemerintah melalui Baznas Kota Mataram untuk menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada yang berhak menerimanya,” katanya.

TGH Mujiburrahman juga mengingatkan bahwa menjadi pengurus UPZ merupakan peluang besar untuk beramal dan menyebarkan manfaat bagi sesama. Ia berharap seluruh UPZ yang telah terbentuk dapat segera bergerak dan menjalankan tugas dengan penuh amanah demi membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memudahkan para muzaki menunaikan kewajibannya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Mataram, H. Djaswad, melaporkan bahwa pembentukan UPZ Kelurahan dan KUA merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014, serta Peraturan Baznas Nomor 2 Tahun 2016 yang menginstruksikan pembentukan UPZ hingga tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, Baznas Kota Mataram telah membentuk UPZ di seluruh 50 kelurahan, UPZ pada KUA Kecamatan se-Kota Mataram,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa para pengurus UPZ yang baru terbentuk masih memerlukan pembinaan dan penguatan kapasitas agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal.

Menurutnya, selama ini pengumpulan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah berjalan cukup baik, khususnya dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, potensi zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat luas masih belum tergarap secara maksimal.

“Melalui UPZ Kelurahan dan KUA inilah diharapkan jangkauan Baznas semakin luas, sehingga masyarakat umum, termasuk lingkungan sekolah dan madrasah, dapat lebih tergerak untuk berinfak dan bersedekah,” ungkapnya.

H. Djaswad berharap kegiatan pembinaan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat peran UPZ sebagai mitra Baznas dalam meningkatkan penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah di Kota Mataram.

Share your love