Wakil Wali Kota Mataram Dikukuhkan sebagai Ketua IKAPAS UIN Mataram Periode 2025-2029

Wakil Wali Kota Mataram Dikukuhkan sebagai Ketua IKAPAS UIN Mataram Periode 2025-2029

Wakil Wali Kota Mataram, TGH Mujiburrahman, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Ikatan Alumni Pascasarjana (IKAPAS) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram periode pertama 2025–2029. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN Mataram, Prof. Dr. H. Jumarim, M.Hi., dalam acara bertajuk Temu Alumni Pascasarjana UIN Mataram yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban di Aula Pendopo Wali Kota Mataram, Selasa (11/11/2025).

Dalam sambutannya, TGH Mujiburrahman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin IKAPAS UIN Mataram pada periode pertama 2025–2029. Ia menegaskan bahwa membangun organisasi di awal tidaklah mudah, namun dengan kolaborasi yang solid dan semangat kebersamaan, berbagai tantangan dapat dihadapi dan dilalui bersama.

“Sebagaimana pepatah, all beginning is difficult, semua permulaan itu pasti memiliki tantangan. Namun insyaallah dengan kerja sama, sinergi, dan ukhuwah yang kita bangun, segala hambatan dapat kita lalui. Harapan kita, IKAPAS UIN Mataram dapat menjadi organisasi yang kokoh dan memberi manfaat besar bagi para alumni maupun almamater tercinta,” ujarnya.

Lebih lanjut, TGH Mujiburrahman menekankan bahwa IKAPAS tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga ruang penguatan jejaring, pengembangan pemikiran, serta wujud kontribusi nyata alumni dalam bidang keilmuan, sosial, dan kemanusiaan. Ia berharap IKAPAS dapat menjadi rumah besar bagi para cendekiawan yang lahir dari rahim UIN Mataram.

“Mari kita jadikan ilmu sebagai amal. Saatnya alumnus Pascasarjana UIN Mataram tampil di tengah masyarakat sebagai pelita yang menerangi dengan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin,” tutur TGH Mujiburrahman.

Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh alumni untuk terus menghidupkan etos sosial, profesionalitas, dan kolaborasi, sehingga UIN Mataram semakin dikenal bukan hanya sebagai kampus keilmuan, tetapi juga sebagai pusat peradaban Islam yang dinamis dan transformatif.

“Kita percaya, dengan niat yang tulus dan kebersamaan yang kuat, IKAPAS UIN Mataram akan berkembang menjadi organisasi yang produktif, bermartabat, dan memberi kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan agama. Semoga Allah SWT memudahkan langkah kita,” pungkasnya.

Diakhir penyampainnya Wakil Wali Kota memberikan dua buah pantun yang mengundang tawa dan tepuk tangan seluruh hadirin.

“Perahu Nusantara Telah Berlayar, Membelah Samudra Penuh Harapan, IKA Pascasarjana Terus Bersniar, Menjadi Lentera Bagi Peredaban”.

“Jalan panjang kita tempuh bersama, Dengan doa dan kerja yang nyata, Semoga Allah SWT Melimpahkan Rahmat Nya, Untuk Kita Semua Para Almuni Dan UIN Tercinta. Tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pascasarjana UIN Mataram, Prof. Dr. H. Subhan Abdullah Achim, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Wakil Wali Kota Mataram untuk menjadi ketua perdana IKAPAS UIN Mataram. Ia menjelaskan bahwa pemilihan tanggal pengukuhan pada 11 November memiliki makna simbolik yang mendalam.

“Kita memilih tanggal 11, sebuah momentum yang mengingatkan kita pada simbol bintang-bintang dalam kisah Nabi Yusuf AS. Semoga ini menjadi pertanda baik bagi IKAPAS untuk bersinar dan memberi manfaat luas,” ujarnya.

Prof. Subhan menegaskan bahwa pembentukan IKAPAS merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antaralumni dan almamater. Ia menyebutkan bahwa Pascasarjana UIN Mataram telah melahirkan 99 lulusan program doktor dan 2.007 lulusan program magister yang kini berkiprah di berbagai bidang dan daerah.

“Temu alumni ini bukan sekadar melepas rindu. Lebih dari itu, kita ingin menguatkan energi positif dan jejaring kontribusi. Manfaat dan dampak dari keberadaan alumni harus dapat dirasakan oleh masyarakat. Ketika Pascasarjana membutuhkan dukungan, kami berharap para alumni dengan senang hati memberikan kontribusi demi kemajuan bersama,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan kembali visi kepemimpinan UIN Mataram bahwa Pascasarjana harus menjadi leading sector dalam bidang penelitian, pengajaran, dan pemberdayaan masyarakat.

“Sebagaimana telah diarahkan oleh Rektor UIN Mataram, kita ingin Pascasarjana menjadi pusat pengembangan ilmu sekaligus pusat gerakan keilmuan yang membumi dan memberi kemaslahatan. Untuk itu, kolaborasi alumni menjadi sangat penting,” tutup Prof. Subhan.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, UIN Mataram, Prof. Dr. H. Jumarim, M.Hi menegaskan bahwa keberadaan IKAPAS merupakan kebutuhan penting bagi penguatan citra dan marwah kelembagaan. Dijelaskan bahwa membangun reputasi sebuah institusi tidak dapat hanya mengandalkan pihak luar seperti event organizer atau buzzer, melainkan harus lahir dari kesadaran dan keterlibatan langsung para civitas akademika dan alumni.

“UIN Mataram saat ini memiliki hampir 16 ribu mahasiswa aktif. Apabila 50 persen saja dari jumlah tersebut menyampaikan narasi positif tentang kampusnya, meskipun hanya melalui unggahan status secara serentak, maka itu akan menjadi energi penguatan citra yang sangat besar. Demikian pula para alumni yang jumlahnya jauh melampaui mahasiswa aktif. Jika 10 persen saja dari mereka masih ingat dan memberikan dukungan dengan cara sederhana, maka posisi UIN Mataram di mata publik akan semakin kuat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa almamater memiliki peran yang tidak terpisahkan dalam perjalanan hidup setiap mahasiswa dan alumninya. Ilmu, pengalaman, dan pembentukan karakter yang diperoleh selama menempuh pendidikan merupakan bagian dari identitas diri yang akan terus melekat.

“Almamater adalah tempat kita bertumbuh. Apa yang kita lakukan hari ini, baik sebagai mahasiswa maupun sebagai alumni, akan kembali mencerminkan dan menguatkan nama UIN Mataram. Karena itu, menjaga kehormatan dan menguatkan kontribusi bagi kampus adalah bagian dari tanggung jawab intelektual dan moral kita bersama,” pungkasnya.

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter