Book Appointment Now

Transformasi Kesehatan Jadi Fokus Musyawarah Cabang IBI Kota Mataram
Transformasi Kesehatan Jadi Fokus Musyawarah Cabang IBI Kota Mataram
Mataram – Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana menegaskan pentingnya peran strategis Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dalam mendorong transformasi pelayanan kesehatan, khususnya di Kota Mataram. Hal itu disampaikan saat membuka secara resmi Musyawarah Cabang ke-7 IBI Kota Mataram di Hotel Lombok Raya, Minggu (27/4/2025).

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi IBI yang secara konsisten menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Ia menekankan bahwa musyawarah ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan operasional IBI dalam lima tahun mendatang.

“Ini adalah pengkhidmatan luar biasa dari IBI yang menaungi seluruh keluarga besar bidan di Kota Mataram untuk terus melaksanakan tugasnya dengan profesionalisme tinggi,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota Mohan menilai tema musyawarah kali ini sangat relevan dengan dinamika global di sektor kesehatan, yang menuntut efisiensi, pelayanan prima, dan orientasi kuat terhadap hasil. Transformasi kesehatan, menurutnya, harus direspon dengan kesiapan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Profesi bidan menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan, baik di rumah sakit umum daerah, puskesmas, maupun rumah sakit swasta. Ini membutuhkan penyesuaian-penyesuaian berkelanjutan, baik dalam tindakan medis maupun pemahaman holistik tentang kesehatan ibu, bayi, dan anak,” terangnya.


Wali Kota juga mengingatkan pentingnya organisasi IBI untuk mengambil peran lebih spesifik dalam menjembatani kepentingan anggotanya dengan kebutuhan pelayanan masyarakat yang terus berkembang. Ia berharap IBI Kota Mataram dapat terus meningkatkan kapasitas anggotanya agar mampu berkontribusi maksimal dalam mewujudkan sistem layanan kesehatan yang lebih baik dari waktu ke waktu.


“Sebagai organisasi, IBI harus mampu menjadi motor penggerak transformasi pelayanan kesehatan, sejalan dengan tuntutan masyarakat yang semakin dinamis,” pungkas Wali Kota. (TK-Diskominfo)



