Syukur dan Bangga, Kota Mataram Lepas Kafilah Tafsir Al-Qur’an ke Ajang Internasional di Maroko

Syukur dan Bangga, Kota Mataram Lepas Kafilah Tafsir Al-Qur’an ke Ajang Internasional di Maroko

Dengan penuh rasa syukur dan bangga yang luar biasa, Wakil Wali Kota Mataram, TGH Mujiburrahman secara resmi melepas H. Masyihun atau yang akrab disapa H. Ridho, salah satu kafilah asal Kota Mataram dari cabang Tafsir Al-Qur’an Berbahasa Arab 30 Juz untuk berlaga dan mengharumkan nama Kota Mataram di kancah internasional mewakili Indonesia dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional di Maroko. Acara pelepasan tersebut berlangsung di Pendopo Margapati, pada Kamis (21/08/2025).

Dalam kesempatan tersebut, TGH Mujiburrahman menyampaikan bahwa H. Masyihun merupakan sosok yang konsisten menorehkan prestasi di berbagai ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) maupun Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH), baik di tingkat Provinsi NTB maupun nasional.

“H. Masyihun setiap perhelatan STQ maupun MTQ di bidang Tafsir Al-Qur’an selalu berhasil meraih Juara. Bahkan ketika mewakili Provinsi NTB di ajang MTQ Nasional di Samarinda, Kalimantan Timur, beliau meraih Juara II Tafsir Al-Qur’an Bahasa Arab. Karena kualitas luar biasa itulah beliau dipercaya untuk mewakili Indonesia di MTQ Internasional di Maroko yang akan berangkat pada 24 Agustus mendatang,” ujarnya dengan penuh kebanggaan.

TGH Mujiburrahman menambahkan, acara pelepasan ini merupakan bentuk dukungan, doa, dan semangat dari masyarakat Kota Mataram untuk H. Masyihun. Wakil Wali Kota berharap perjalanan dan perjuangan H. Masyihun di Maroko senantiasa mendapat perlindungan Allah SWT, dimudahkan, serta diberikan kemenangan.

“Dengan berkumpul seperti ini kita merasa terpicu dan terpacu. Segala rasa keangkuhan dan bibit kesombongan akan terkikis, karena kita menyadari masih banyak orang di sekitar kita yang memiliki kelebihan. Maka kita harus belajar menghargai dan mengakui keunggulan mereka,” tegasnya.

Kepada H. Masyihun, Wakil Wali Kota Mataram berpesan agar selalu menjaga rasa syukur atas prestasi yang telah diraih. Menurutnya, keberhasilan itu bukan hanya hasil usaha pribadi, tetapi juga peran besar keluarga, terutama orang tua, serta bimbingan para tuan guru dan ustaz yang telah mendidik dengan penuh keikhlasan.

“Jaga rasa syukur ini, karena syukur akan menghadirkan tambahan nikmat dari Allah SWT. Hormati dan muliakan orang tua serta para guru. Dengan begitu insyaallah akan ada kemudahan-kemudahan untuk meraih prestasi yang lebih inggi dan membanggakan kita semua,” tutup Wakil Wali Kota Mataram, TGH Mujiburrahman. 

Acara Pelepasan tersebut juga dirangkai dengan Tasyakuran Kafilah Kota Mataram atas Prestasi menjadi Juara Umum II pada ajang STQH XXVII, Tingkat Provinsi NTB di Kabupaten Sumbawa beberapa bulan yang lalu. 

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter