Perayaan Lebaran Ketupat dan Hikayat Topat Mentaram II Meriahkan Kota Mataram dengan Semangat Silaturahmi dan Pelestarian Budaya

Perayaan Lebaran Ketupat dan Hikayat Topat Mentaram II Meriahkan Kota Mataram dengan Semangat Silaturahmi dan Pelestarian Budaya

Mataram – Perayaan tradisi Lebaran Ketupat dan Hikayat Topat Mentaram II di Taman Hiburan Rakyat Loang Baloq, Kota Mataram, berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir pada Senin (09/04/2025). Acara ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar warga serta melestarikan tradisi budaya yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kota Mataram.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Mataram, TGH. Mukiburrahman, memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. “Saya atas nama Pemerintah Kota Mataram mengapresiasi kegiatan-kegiatan seperti ini, yang dapat menjadi sarana silaturahmi bagi warga masyarakat, khususnya Kota Mataram, serta menjadi sarana rekreasi dan hiburan yang positif,” ujarnya.

Wakil Walikota juga mengucapkan terima kasih kepada Plt Camat Sekarbela, panitia, dan sponsor yang turut berkontribusi dalam kesuksesan acara ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dengan kualitas yang semakin baik di masa depan. “Kepada masyarakat, saya mengimbau untuk menikmati kegiatan ini dengan menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan, serta mengawasi anak-anak agar tidak terlepas dari pengawasan orang tua,” tambahnya.

TGH. Mujiburrahman juga menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Mataram terhadap Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan mengingatkan pentingnya merawat Taman Hiburan Rakyat Loang Baloq sebagai salah satu tempat rekreasi keluarga yang penting bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra, menambahkan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema “Meneruskan Tradisi, Menjaga Silaturahmi.” Tema ini dipilih untuk menjaga kelestarian tradisi serta mempererat hubungan antar warga Kota Mataram. “Kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk perayaan, tetapi juga sebagai ajang untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melestarikan tradisi budaya kita, yang telah menjadi bagian dari identitas Kota Mataram,” ungkap Cahya Samudra.

Perayaan Hikayat Topat Mentaram tahun ini dimulai dengan prosesi “Ngurisan”, dilanjutkan dengan Ziarah Makam, serta diwarnai dengan berbagai pertunjukan budaya dan hiburan yang melibatkan masyarakat lokal, termasuk pembacaan Hikayat, seni tari, dan “bejuretan topat” yang dilakukan oleh warga. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan keberagaman budaya Kota Mataram serta menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata.

Acara puncak perayaan ditutup dengan kegiatan begibung bersama yang semakin mempererat kebersamaan antar warga. Diharapkan, perayaan tradisi Lebaran Ketupat dan Hikayat Topat Mentaram ini dapat terus dilestarikan dan menjadi contoh kegiatan yang memadukan tradisi, kebersamaan, dan pariwisata di Kota Mataram. (TK-Diskominfo)

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter