Pemkot Mataram Peringati HANI 2025 Perkuat Sinergi dan Ketangguhan Menuju Indonesia Emas 2045

Pemkot Mataram Peringati HANI 2025 Perkuat Sinergi dan Ketangguhan Menuju Indonesia Emas 2045

Mataram — Pemerintah Kota Mataram menggelar Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 dengan penuh semangat kolaborasi dan optimisme, Selasa (25/6/2025). Mengusung tema nasional “Masyarakat Bergerak, Bersama Melawan Narkoba Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi ajang penguatan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba.

Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi semua pihak yang terus berjuang melawan bahaya narkoba. Ia menegaskan bahwa perlindungan generasi muda adalah tanggung jawab bersama, dan dibutuhkan peran aktif dari keluarga, sekolah, serta masyarakat luas.

“Hari ini kita tidak hanya memperingati, tetapi juga merayakan semangat kebersamaan untuk menjaga masa depan anak-anak kita. Keluarga adalah benteng utama, dan pendidikan menjadi alat paling ampuh dalam membangun kesadaran serta daya tahan terhadap pengaruh negatif narkoba,” ujar Wali Kota di Aula Pendopo Wali Kota Mataram.

Ia menambahkan bahwa langkah-langkah kolektif yang telah dilakukan merupakan fondasi kuat dalam mewujudkan Kota Mataram yang sehat dan berdaya.

“Kita terus perkuat sistem sosial, edukasi, dan komunitas. Semua ini demi generasi yang unggul dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram, Kombes Pol. Yuanita Amelia Sari, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa prevalensi penyalahgunaan narkoba di Kota Mataram pada tahun 2023 sebesar 1,73%, atau sekitar 6.000 jiwa. Fakta ini menjadi pemicu untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dalam upaya pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan narkoba.

“Masalah narkoba bukan hanya soal hukum, tapi juga menyangkut aspek sosial, kesehatan, ekonomi, dan keamanan. Karenanya, kami sangat mengapresiasi komitmen luar biasa dari Pemerintah Kota Mataram,” ujarnya.

Yuanita juga menyoroti keberhasilan Kota Mataram dalam meraih predikat “Sangat Tanggap terhadap Pencegahan Narkoba” dengan skor 91,86, serta Indeks Persepsi Anti Narkoba sebesar 35,16.

“Ini bukan akhir, tapi awal dari langkah yang lebih besar. Mari terus bergerak bersama membangun generasi yang bebas dari narkoba,” tambahnya.

Berbagai inisiatif telah digulirkan, di antaranya Kampung Bersih Narkoba, agen pemulihan berbasis masyarakat, pelatihan keluarga tangguh antinarkoba, edukasi di sekolah-sekolah, serta kampanye kreatif melalui media sosial dan ruang publik.

Peringatan HANI 2025 ini juga ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) oleh unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan terkait.

Pemerintah Kota Mataram menegaskan bahwa perjuangan melawan narkoba bukan sekadar program tahunan, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga kualitas hidup masyarakat dan menyiapkan generasi emas yang sehat, cerdas, dan produktif.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, HANI 2025 menjadi momentum membangun harapan dan masa depan yang lebih cerah — menuju Kota Mataram yang bebas narkoba dan Indonesia yang lebih kuat. *(TK-Diskominfo)

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter