Book Appointment Now

Kepemimpinan Adalah Amanah Rakyat

Kepemimpinan Adalah Amanah Rakyat
Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana menegaskan bahwa kepemimpinan di Mataram sejatinya merupakan amanah dari masyarakat, sehingga warga memiliki hak untuk mengoreksi bahkan mencabut kepercayaan jika pemimpin dinilai tidak lagi layak. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Safari Ramadhan terakhir Pemerintah Kota Mataram bersama warga di Masjid Nurussalam, Lingkungan Pesongoran, Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Sabtu (07/03/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota TGH Mujiburrahman, unsur Forkopimda Kota Mataram, para staf ahli, asisten, kepala OPD se-Kota Mataram, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Dalam sambutannya, H. Mohan Roliskana menekankan bahwa jabatan yang diembannya bersama wakil wali kota merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang telah memberikan amanah untuk memimpin Kota Mataram.

Wali Kota menyampaikan bahwa kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan administratif atau tanggung jawab semata, tetapi juga oleh kemampuan seorang pemimpin dalam menginspirasi serta memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.

“Seorang pemimpin harus mampu menghadirkan perubahan yang membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih baik, sekaligus menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh warga,” tegasnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Mataram tersebut mengingatkan bahwa pembangunan kota tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi semata, tetapi juga harus memperhatikan pembangunan manusia, nilai sosial, serta kekuatan spiritual masyarakat.

Menurutnya, kemajuan sebuah kota akan terasa lebih bermakna jika masyarakatnya juga berkembang secara kualitas, baik dari sisi pendidikan, karakter, maupun nilai-nilai keagamaan.
Wali Kota pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan merawat Kota Mataram sebagai rumah bersama agar kota ini tetap menjadi tempat yang nyaman dan selalu dirindukan oleh warganya.

“Semoga kebersamaan dan silaturahmi seperti ini terus terjaga, sehingga kita bisa bersama-sama merawat kota ini dan mewariskannya kepada generasi yang akan datang,” pungkasnya.
Suasana kegiatan semakin hangat ketika Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana menutup sambutannya dengan sebuah pantun yang mengundang tawa dan tepuk tangan para jamaah yang hadir.

“Ibu-ibu pagi-pagi goreng tempe, Siang-siang belah semangka, Kalau ibu-ibu sudah pegang HP, Hati-hati jangan sampai melewatkan hidangan berbuka,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Mataram juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat. Bantuan yang disalurkan antara lain bantuan pembangunan masjid sebesar Rp25 juta, bingkisan, santunan bagi marbot, bantuan bagi guru ngaji dan majelis taklim, serta bantuan modal usaha dan gerobak usaha dari Badan Amil Zakat Nasional Kota Mataram.

Di tempat yang sama, Kepala Lingkungan Pesongoran, H. Khaerul Subandi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Mataram atas berbagai program yang dinilai telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama bantuan bagi pelaku UMKM serta berbagai program sosial bagi warga.

“Program-program dari Pemerintah Kota Mataram sangat kami rasakan manfaatnya, mulai dari bantuan tunai, bantuan non-tunai, hingga bantuan modal usaha bagi UMKM yang sudah banyak diterima oleh warga kami di lingkungan Pesongoran,” ujarnya.



