Book Appointment Now

Jelang Lebaran Topat, Pemkot Mataram Gelar Gotong Royong di Kawasan Pantai Ampenan hingga Loang Baloq

Jelang Lebaran Topat, Pemkot Mataram Gelar Gotong Royong
di Kawasan Pantai Ampenan hingga Loang Baloq
Mataram — Dalam rangka menyambut perayaan Lebaran Topat 1447 Hijriah yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 28 Maret 2026, jajaran Pemerintah Kota Mataram menggelar kegiatan gotong royong di sepanjang kawasan Pantai Ampenan hingga Loang Balok, Jumat (27/03/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan kelurahan, petugas kebersihan, serta berbagai elemen masyarakat. Aksi bersih-bersih ini difokuskan pada penataan kawasan pesisir dan lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian masyarakat saat perayaan Lebaran Topat berlangsung, mulai dari Ampenan hingga Loang Baloq.

Adapun perayaan Lebaran Topat tahun ini dipusatkan di dua lokasi utama, yakni Makam Bintaro, Kecamatan Ampenan, serta kawasan wisata religius Loang Baloq. Kedua titik tersebut diperkirakan akan dipadati masyarakat yang datang untuk berziarah, bersilaturahmi, sekaligus menikmati suasana tradisi tahunan yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Kota Mataram dan Pulau Lombok secara umum.

Gotong royong yang dilaksanakan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Mataram untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Lebaran Topat dapat berlangsung dalam suasana yang bersih, nyaman, tertib, dan aman. Selain membersihkan sampah di area pantai dan lingkungan sekitar, kegiatan ini juga mencakup penataan akses jalan, area parkir, saluran drainase, serta titik-titik fasilitas umum yang akan digunakan masyarakat.

Penataan kawasan ini dinilai penting mengingat Lebaran Topat merupakan salah satu tradisi yang selalu menarik antusiasme besar masyarakat, tidak hanya dari Kota Mataram, tetapi juga dari berbagai wilayah di Pulau Lombok. Karena itu, kesiapan lingkungan dan fasilitas pendukung menjadi perhatian bersama agar masyarakat dapat merayakan tradisi tersebut dengan khidmat sekaligus nyaman.


Melalui kegiatan gotong royong ini, Pemerintah Kota Mataram juga ingin menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya di kawasan-kawasan publik yang menjadi wajah kota. Tradisi Lebaran Topat tidak hanya dimaknai sebagai momentum budaya dan keagamaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan sosial antarwarga dalam suasana penuh kekeluargaan.


Pemerintah Kota Mataram berharap perayaan Lebaran Topat 2026 dapat berjalan lancar serta tetap menjaga nilai-nilai kebersihan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan. Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh elemen masyarakat, tradisi tahunan ini diharapkan kembali menjadi momen yang membawa kebahagiaan sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.



