Bonsai: Seni yang Melambangkan Kesabaran, Ketekunan dan Keindahan

Bonsai: Seni yang Melambangkan Kesabaran, Ketekunan dan Keindahan

Bonsai bukan hanya sekadar seni merawat tanaman, tetapi juga melambangkan kesabaran, ketekunan, dan keindahan yang memerlukan perhatian khusus dalam perawatannya. Hal tersebut diungkapkan Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram, H L Martawang saat membacakan sambutan Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana dalam acara Pameran dan Kontes Bonsai Nasional, Piala Wali Kota Mataram yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Mataram, berlangsung di Lapangan NTB Mall. Pada Sabtu (11/01/2025).

“Dalam setiap lekuk batang, cabang, dan daun bonsai, terkandung filosofi hidup yang mendalam, bahwa dalam keterbatasan ruang dan waktu, keindahan tetap dapat diciptakan dengan dedikasi dan kecintaan”. Ujar H L Martawang, disambut tepuk tangan hadirin.

Asisten I Setda Kota Mataram juga mengapresiasi tema yang diusung pada Pameran dan Kontes Bonsai Nasional tahun 2025 yaitu “Pesona Bonsai NTB Menuju ASPAC 2025”. Tema tersebut dinilai menunjukkan komitmen bersama untuk membawa seni bonsai dari NTB ke kancah internasional.

“Dengan mempersiapkan diri menuju ajang ASPAC 2025, kita berharap para penggemar bonsai dari NTB, khususnya dari Kota Mataram, dapat tampil dan berprestasi di tingkat dunia”. Ujarnya dengan senyum optimis.

Di akhir penyampainnya, Asisten I Setda Kota Mataram tersebut berharap melalui acara ini para dapat memberikan pemahaman tentang nilai-nilai yang terkandung dalam seni merawat dan melestarikan bonsai kepada masyarakat sehingga berdampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian Kota Mataram serta mempromosikan Kota Mataram sebagai kota yang menghargai seni, budaya dan kreativitas.

“Saya berharap para peserta dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam merawat bonsai, serta mempererat tali silaturahmi di antara pecinta bonsai dari berbagai daerah. Pameran ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mengenal seni bonsai dan memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian Kota Mataram, karena keunikan dan keindahan bonsai memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawa sekaligus mempromosikan Kota Mataram sebagai kota yang menghargai seni, budaya, dan kreativitas”. Pungkas Asisten I Setda Kota Mataram, H L Martawang.

Ditempat yang sama Ketua Penyelanggara, I Gusti Putu Suarnaya mengatakan bahwa Pameran dan Kontes Bonsai Nasional, Piala Wali Kota Mataram tidak hanya diikuti oleh PPBI Se-Nusa Tenggara Barat, namun juga dari Provinsi Bali dengan total pohon sejumlah 629 yang dibagi menjadi empat kategori.

“Pameran dan Kontes Bonsai Nasional, Piala Wali Kota Mataram diikuti oleh PPBI dari Bali dan PPBI Se NTB dengan total 629 pohon dengan empat kategori antara lain, Bahan atau Prospek, Utama, Madia dan Pratama”. Jelasnya.

I Gusti Putu Suarnaya berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang silaturahmi bagi para pengurus cabang serta memupuk rasa persaudaraan bagi para penggemar bonsai.

“Selain memperebutkan Piala Wali Kota Mataram, saya berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang silaturahmi para ketua cabang dan memupuk rasa persaudaraan kita sesama pecinta bonsai, pameran ini secara resmi di buka untuk umum mulai hari ini sampai tanggal 13 Januari”. Tutupnya.

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter