Book Appointment Now

Apel Terakhir 2025, Wali Kota Mataram Ajak ASN Rayakan Tahun Baru dengan Sederhana dan Penuh Empati

Apel Terakhir 2025, Wali Kota Mataram Ajak ASN Rayakan Tahun Baru dengan Sederhana dan Penuh Empati
Menjelang pergantian Tahun 2025, Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat untuk menyambut malam Tahun Baru secara sederhana, bijak, dan tidak bermegah-megah. Imbauan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Pagi yang sekaligus menjadi apel terakhir di Tahun 2025, bertempat di Halaman Kantor Wali Kota Mataram, Senin (29/12/2025).

Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah pusat melalui Kapolri dan berbagai institusi terkait telah mengeluarkan imbauan agar seluruh daerah mengedepankan empati terhadap situasi nasional yang tengah dihadapi, khususnya terhadap saudara-saudara yang mengalami musibah.
“Pemerintah sudah memberikan imbauan, baik dari Kapolri maupun institusi yang berwenang, agar kita lebih memiliki empati terhadap situasi yang kita hadapi di negara ini. Hampir semua pemerintah daerah tidak merayakan Tahun Baru secara meriah, kemungkinan digantikan dengan doa bersama sebagai bentuk empati dan simpati terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Termasuk Pemerintah Kota Mataram, kami tidak mengadakan kegiatan apa pun, kemungkinan hanya doa bersama dan itu pun dilaksanakan secara sederhana,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Mataram juga menyampaikan sejumlah capaian prestisius yang berhasil diraih Pemerintah Kota Mataram sepanjang Tahun 2025, berkat kerja kolektif dan komitmen seluruh jajaran ASN.
“Saya ingin menyampaikan capaian di penghujung Tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada bapak dan ibu semua atas kerja kolektif kita. Kota Mataram berhasil meraih IGA Awards sebagai kota sangat inovatif di Indonesia, serta TPID Awards sebagai kota dengan penanganan inflasi terbaik untuk wilayah Indonesia bagian timur, Bali, dan Nusa Tenggara, dan itu peringkat pertama,” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota menambahkan bahwa capaian lain yang sangat prestisius sekaligus menantang adalah penetapan Kota Mataram sebagai salah satu dari tiga kota percontohan antikorupsi di Indonesia oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bersama Kota Blitar dan Kabupaten Minahasa.
Penilaian tersebut, lanjutnya, dilakukan secara komprehensif oleh berbagai kementerian dan lembaga, seperti KPK, Ombudsman RI, BPK RI, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Keuangan, yang secara kolektif menilai tata kelola birokrasi, keuangan, dan pelayanan publik.
“Mencapai capaian ini tidak mudah, tetapi mempertahankannya jauh lebih berat. Karena itu saya berpesan kepada seluruh ASN Kota Mataram, mari kita jaga amanah ini sebaik-baiknya. Kita tunjukkan bahwa Kota Mataram layak menjadi contoh, sekaligus mampu menularkan nilai-nilai integritas kepada daerah lain sebagai tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Wali Kota menekankan bahwa penilaian tersebut bukanlah hasil kerja singkat, melainkan proses panjang selama satu tahun penuh, yang mencakup pengelolaan birokrasi, pelayanan publik, serta pencegahan penyalahgunaan wewenang.
“Yang sudah baik kita jaga dan pertahankan, yang masih kurang kita tingkatkan. Tahun 2026 akan kita sempurnakan,” pungkasnya.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Mataram menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja sama seluruh ASN, seraya berharap Tahun 2026 menjadi momentum peningkatan kualitas pelayanan publik dan kinerja birokrasi.

“Terima kasih atas dedikasi dan kerja sama bapak dan ibu semua. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT, serta mampu mewujudkan harapan dan resolusi positif, baik secara individu maupun kolektif, demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Mataram.”



