PLN EPI Dorong Sinergi Penguatan Infrastruktur Energi dan Penataan UMKM Bagak Kembar

PLN EPI Dorong Sinergi Penguatan Infrastruktur Energi dan Penataan UMKM Bagak Kembar

MATARAM – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendorong sinergi dengan Pemerintah Kota Mataram dalam mendukung pengembangan infrastruktur energi sekaligus penataan aktivitas masyarakat di kawasan Bagak Kembar. Hal tersebut disampaikan dalam audiensi PLN EPI yang dipimpin langsung Direktur Gas dan BBM, Erma Melina Sarahwati, beserta rombongan, dan diterima Sekretaris Daerah Kota Mataram H. Lalu Alwan Basri, bersama para Asisten Setda, kepala OPD lingkup Pemerintah Kota Mataram, serta Lurah Tanjung Karang Permai, di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram, Rabu (09/09/2026).

Dalam audiensi tersebut, PLN EPI menyampaikan tiga agenda utama, yakni dukungan terhadap pembangunan Program Regasifikasi LNG Lombok Peaker (Bagak Kembar), proses perizinan lingkungan, serta fasilitasi penataan dan relokasi UMKM di kawasan Bagak Kembar.

Pengembangan Regasifikasi LNG Lombok Peaker merupakan bagian dari Program Gasifikasi Tahap I Nusa Tenggara yang ditujukan untuk memperkuat keandalan dan kontinuitas pasokan energi primer bagi pembangkit listrik. Program tersebut mendukung kebutuhan pembangkit dengan total kapasitas sekitar 477 MW di sejumlah wilayah Nusa Tenggara.

Selain pembangunan infrastruktur energi, PLN EPI juga menekankan pentingnya penataan UMKM yang berada di sekitar kawasan pembangkit. Relokasi diusulkan ke lokasi yang lebih aman, layak, dan tertata, dengan tetap memperhatikan keberlangsungan usaha serta mata pencaharian masyarakat.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri, menyambut baik audiensi tersebut dan menegaskan pentingnya koordinasi serta sinergi antara PLN dan Pemerintah Kota Mataram dalam setiap tahapan pembangunan. Menurutnya, penguatan infrastruktur energi perlu berjalan seiring dengan perhatian terhadap aspek lingkungan, keselamatan, penataan kawasan, serta kepentingan masyarakat yang terdampak.

“Pemerintah Kota Mataram tentu mendukung upaya penguatan infrastruktur energi, namun pada saat yang sama kepentingan masyarakat juga harus menjadi perhatian. Karena itu, setiap rencana penataan maupun relokasi perlu dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan baik agar dapat memberikan solusi terbaik bagi seluruh pihak,” ujar H. Lalu Alwan Basri.

Audiensi juga membahas dukungan Pemerintah Kota Mataram dalam proses perizinan lingkungan dan penataan kawasan. Sinergi antara PLN, Pemkot Mataram, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara keandalan infrastruktur energi, kelestarian lingkungan, keselamatan kawasan, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Melalui koordinasi yang berkelanjutan, pembangunan infrastruktur energi di Bagak Kembar diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan NTB sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kota Mataram.**(TK-DISKOMINFO)

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter