Book Appointment Now

Wali Kota Mataram Hadiri Rakor Bersama Kepala BNPB Bahas Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak El Niño

Wali Kota Mataram Hadiri Rakor Bersama Kepala BNPB Bahas Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak El Niño
Mataram, 24 Juli 2026 – Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., yang diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Lombok Astoria, Jumat (24/7).


Rapat koordinasi ini membahas langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi fenomena El Niño yang diperkirakan datang lebih awal dan berpotensi menyebabkan musim kemarau lebih panjang. Kondisi tersebut diperkirakan dapat meningkatkan risiko kekeringan, krisis air bersih, kebakaran hutan dan lahan, serta berbagai dampak lainnya yang memerlukan langkah antisipatif sejak dini.


Dalam arahannya, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Setiap daerah diharapkan mampu mengidentifikasi potensi kerawanan di wilayahnya masing-masing serta menyusun langkah-langkah penanganan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Mataram berkomitmen untuk mendukung seluruh kebijakan dan arahan pemerintah pusat dalam menghadapi dampak El Niño. Berbagai langkah antisipasi akan terus diperkuat melalui koordinasi lintas perangkat daerah, pemantauan ketersediaan air bersih, peningkatan kesiapsiagaan penanggulangan bencana, serta edukasi kepada masyarakat agar lebih siap menghadapi potensi musim kemarau yang berkepanjangan.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pemerintah daerah di Provinsi NTB dapat memperkuat koordinasi dan menyusun strategi mitigasi yang terpadu sehingga dampak El Niño dapat diminimalkan, serta keselamatan dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.



