Book Appointment Now

Wali Kota Mataram Ajak Tokoh Masyarakat Jadi “Penerang” Jaga Kerukunan Warga

Wali Kota Mataram Ajak Tokoh Masyarakat Jadi “Penerang”
Jaga Kerukunan Warga
Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, mengajak para tokoh masyarakat untuk menjadi “penerang” di tengah warga dengan menjaga kerukunan, memperkuat silaturahmi, serta menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan melalui musyawarah. Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Jadid, Lingkungan Lendang Lekong, Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kamis (05/03/2026).

Menurut Wali Kota, tokoh masyarakat memiliki posisi penting karena dihormati dan dipercaya oleh warga. Mereka sering kali dipilih atau dijadikan panutan karena pengalaman, pengetahuan, maupun kontribusi sosial yang diberikan kepada lingkungan sekitar.

“Tokoh masyarakat itu menjadi orang penerang. Mereka dihormati dan disegani karena perannya di tengah masyarakat, baik karena ilmu, pengalaman, maupun aktivitas sosialnya,” ujarnya.

H. Mohan Roliskana menambahkan, keberadaan tokoh masyarakat sangat dibutuhkan dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di lingkungan warga. Melalui komunikasi yang baik dan musyawarah bersama, berbagai potensi konflik dapat dicegah sejak dini.

Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga budaya silaturahmi dan keguyuban di tengah masyarakat. Menurutnya, hubungan yang harmonis antarwarga akan menjadi contoh yang baik bagi generasi muda.

“Kalau orang tua, tokoh masyarakat, dan warga bisa duduk bersama menyelesaikan masalah dengan baik, itu akan dilihat oleh anak-anak kita. Mereka akan belajar bagaimana menjaga kebersamaan dan kerukunan,” katanya.

H. Mohan Roliskana berharap nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, serta semangat gotong royong terus dirawat oleh masyarakat agar lingkungan tetap aman, nyaman, dan kondusif. Dengan demikian, perkembangan Kota Mataram yang terus bertumbuh dapat diimbangi dengan kehidupan sosial yang harmonis serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Mataram juga menyerahkan sejumlah bantuan, di antaranya bantuan pembangunan masjid sebesar Rp25 juta, bingkisan untuk jamaah, santunan bagi marbot, bantuan bagi guru ngaji dan majelis taklim, serta bantuan modal usaha dari Baznas Kota Mataram.

Sementara itu, tokoh masyarakat Lingkungan Lendang Lekong, Ustadz Amri, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Mataram beserta jajaran dalam kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Jadid.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak Wali Kota beserta jajaran di masjid kami. Kehadiran ini menjadi kebahagiaan dan kehormatan bagi masyarakat kami, terlebih dilaksanakan di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah,” ungkapnya.

Ia berharap kehadiran Pemerintah Kota Mataram melalui Safari Ramadhan dapat membawa keberkahan serta semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Mudah-mudahan silaturahmi ini membawa keberkahan bagi lingkungan kami dan semakin memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” tutupnya.



