Jembatan Karang Kemong Kembali Menghubungkan Harapan Warga

Jembatan Karang Kemong Kembali Menghubungkan Harapan Warga

Mataram — Hamdan masih ingat betul bagaimana aktivitas warga Lingkungan Karang Kemong lumpuh setelah banjir merusak jembatan penghubung pada 6 Juli 2025. Jalan menuju sekolah, pemakaman, hingga aktivitas ekonomi warga terpaksa memutar jauh. Kini, rasa cemas itu berganti syukur.

Saat Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana meninjau jembatan permanen Karang Kemong yang telah rampung dibangun, Jumat (2/1/2026), Hamdan tak kuasa menyembunyikan rasa harunya.

“Terima kasih Bapak Wali Kota Mataram atas perhatian dan percepatan pembangunan jembatan di Karang Kemong. Kami juga sangat terbantu karena sebelumnya sudah dibangunkan jembatan sementara, sehingga aktivitas warga tetap berjalan,” ujar Hamdan.

Baginya dan warga sekitar, jembatan bukan sekadar bangunan fisik. Jembatan itu menjadi penghubung kehidupan sehari-hari—anak-anak menuju sekolah, warga mengantar jenazah ke pemakaman umum, hingga pedagang kecil mencari nafkah.

Hamdan juga menyampaikan doa agar Wali Kota Mataram beserta jajarannya senantiasa diberikan kesehatan. “Semoga Bapak Wali Kota dan seluruh jajaran selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT,” tuturnya.

Pasca banjir yang melanda wilayah tersebut pada pertengahan Juli 2025, Pemerintah Kota Mataram bergerak cepat dengan membangun jembatan sementara agar mobilitas warga tidak terputus. Pembangunan kemudian dilanjutkan dengan jembatan permanen yang kini berdiri kokoh dan siap digunakan masyarakat.

Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana mengatakan, jembatan permanen yang menghubungkan Lingkungan Karang Kemong dan Lingkungan Manjeluk itu dibangun dengan konstruksi yang lebih kuat dan aman.

“Alhamdulillah, jembatan sudah selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Dengan jembatan ini, aktivitas warga kembali normal dan tidak perlu lagi memutar jauh,” kata Mohan.

Ia menuturkan, jembatan tersebut memiliki nilai strategis karena menjadi akses utama menuju pemakaman umum yang digunakan bersama, serta fasilitas pendidikan di Lingkungan Manjeluk. Jembatan ini juga diharapkan menjadi ruang baru yang mendukung aktivitas ekonomi warga sekitar.

Sementara itu, jembatan sementara yang dibangun sebelumnya tidak dibongkar dan tetap dapat digunakan, khususnya oleh kendaraan roda dua.

“Jembatan sementara ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga kebersihan dan lingkungan, agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Mohan.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Mataram didampingi Dandim 1606/Mataram, Sekretaris Daerah Kota Mataram, Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Camat Cakranegara, serta para lurah se-Kecamatan Cakranegara. (TK-DISKOMINFO)

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter