Book Appointment Now

Bunda Kikin Resmi Nahkodai LKKS Kota Mataram Periode 2025–2030

Bunda Kikin Resmi Nahkodai LKKS Kota Mataram Periode 2025–2030
Mataram — Hj. Kinnastri Mohan Roliskana resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Mataram untuk periode 2025–2030. Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, H. L. Alwan Basri di Aula Lantai III Kantor Wali Kota Mataram pada Kamis (04/12/2025).

Dalam sambutannya, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, yang akrab disapa Bunda Kikin, menegaskan bahwa LKKS merupakan lembaga koordinatif yang memiliki peran penting dalam melihat dan menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di masyarakat. Ia berharap LKKS dapat memperkuat kolaborasi dengan TP PKK, TP Posyandu, Baznas, dan berbagai organisasi lainnya untuk menjangkau lebih banyak kelompok yang membutuhkan perhatian.
“LKKS merupakan salah satu lembaga ex officio yang diketuai istri kepala daerah, sama seperti TP PKK, TP Posyandu, Dekranasda dan Bunda PAUD. Oleh karena itu, saya memohon dukungan Pemerintah Kota Mataram agar kami dapat menjalankan tugas dan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Bunda Kikin menjelaskan bahwa fokus utama LKKS saat ini tidak hanya pada penanganan kemiskinan ekstrem, tetapi juga kelompok rentan lainnya seperti lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta perempuan sebagai kepala keluarga. Menurutnya, berbagai masalah sosial tersebut membutuhkan perhatian lintas sektor agar penanganannya lebih efektif.
“Dalam susunan pengurus LKKS terdapat beberapa camat. Ini bukan tanpa alasan, karena saya berharap para camat mampu membantu koordinasi dengan lembaga-lembaga yang bersentuhan langsung dengan permasalahan sosial,” tegasnya.
Meski LKKS belum memiliki anggaran khusus karena belum masuk dalam APBD 2026, Bunda Kikin menyatakan pihaknya tetap optimistis. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, berbagai program tetap dapat berjalan.

“Kami tidak pesimis meski LKKS belum memiliki anggaran. Kami yakin bisa berjalan bergandengan tangan dengan banyak pihak. Ide kegiatan tidak selalu bergantung pada pembiayaan. Saya berharap teman-teman mampu berkreasi dan menemukan peluang untuk berinovasi,” tambahnya.
Sebagai Ketua TP Posyandu Kota Mataram, Bunda Kikin juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mensosialisasikan perubahan mekanisme Tim Pembina Posyandu. Ia menjelaskan bahwa Posyandu Keluarga atau Posga tetap fokus pada kesehatan ibu dan anak, lansia, serta kesehatan remaja. Sementara Tim Pembina Posyandu kini bertugas menjalankan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Melalui sosialisasi ini, kita berharap memiliki visi yang sama tentang peran TP Posyandu saat ini. Posga di Kota Mataram sudah berjalan luar biasa, dengan capaian 100 persen. Bahkan angka stunting berhasil ditekan hingga 5,8 persen, dan target kita pada awal 2026 bisa mencapai 0 persen,” pungkasnya
Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kota Mataram, H. L. Alwan Basri, menyampaikan bahwa pelantikan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam menangani berbagai persoalan kesejahteraan sosial di Kota Mataram. Menurutnya, LKKS merupakan mitra strategis pemerintah daerah yang selama ini berperan langsung dalam menjembatani program-program sosial, khususnya yang menyasar kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lansia, anak terlantar, keluarga miskin, serta anak-anak yang mengalami stunting.

“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, integritas, dan komitmen untuk menghadirkan pelayanan sosial yang lebih inklusif bagi seluruh warga Kota Mataram,” ujar Sekda yang akrab disapa Miq Alwan.
Lebih lanjut, Miq Alwan menekankan pentingnya menjaga kolaborasi dan komunikasi antarlembaga agar setiap program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Ia berharap kerja-kerja sosial yang dilakukan membawa berkah dan ridho dari Allah SWT, sehingga Kota Mataram semakin harum dan maju.

“Kita harus terus bekerja sama dan saling mendukung. Terima kasih kepada bapak ibu atas dedikasi selama ini. Untuk seluruh kepala puskesmas, tetap semangat dalam menjaga kolaborasi dan terus memberikan informasi yang dibutuhkan agar kita dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.



