Book Appointment Now

Wali Kota Mataram Ajak ASN Bijak Menjalani Hidup dan Fokus Melayani Masyarakat
Wali Kota Mataram Ajak ASN Bijak Menjalani Hidup dan Fokus Melayani Masyarakat
Mataram — Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mataram untuk hidup dengan bijak, tidak larut dalam gaya hidup konsumtif, serta menempatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama dalam menjalankan tugas. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Halaman Kantor Wali Kota Mataram, Senin (06/10/2025).

“Saya sering menegaskan, kita harus mampu mengukur diri dan tidak melakukan hal-hal di luar kewenangan hanya demi terlihat mengikuti tren. Dalam istilah anak muda sekarang, itu disebut FOMO atau Fear of Missing Out — perasaan seolah-olah kita tertinggal dari orang lain sehingga terdorong meniru gaya hidup yang belum tentu sesuai dengan kemampuan kita. Sikap seperti ini bisa menjerumuskan pada perilaku hedonis dan akhirnya menimbulkan masalah, baik secara pribadi maupun dalam pekerjaan. Karena itu, daya pikir kita harus dilatih untuk menahan diri, hidup sesuai kemampuan, dan tetap menjaga integritas. Ini yang terus saya tekankan kepada seluruh karyawan, agar mampu menjaga diri dari hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri maupun instansi tempat kita bekerja,” tegas Wali Kota.


Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kota Mataram itu juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan loyalitas ASN sebagai abdi negara yang memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Untuk seluruh pegawai, saya minta agar tetap menjaga disiplin, komitmen, dan loyalitas dalam bekerja. Tugas kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.


Lebih lanjut, H. Mohan Roliskana memberikan arahan kepada para pejabat eselon II yang baru dilantik agar mampu menjaga keseimbangan dan keharmonisan di lingkungan kerja masing-masing. Ia menilai, rotasi jabatan penting dilakukan sebagai bentuk penyegaran dan dorongan bagi tumbuhnya kreativitas serta inovasi di setiap perangkat daerah. “Saya minta kepada para pejabat yang baru dilantik agar bisa menjaga keseimbangan dalam dinas masing-masing. Bangun kerja sama yang baik dengan para bawahan dan staf, agar mereka merasa nyaman dipimpin oleh pimpinan yang baru. Rotasi atau mutasi ini penting dilakukan sebagai langkah penyegaran untuk membangkitkan kreativitas dan inovasi, karena terlalu lama berada di satu tempat juga tidak baik. Harapan saya, melalui penyegaran ini, setiap dinas bisa menjadi lebih produktif dan inovatif,” pungkasnya.(TK-Diskominfo)



