Book Appointment Now

Warga Terdampak Banjir di Mataram Segera Tempati Hunian Sementara
Warga Terdampak Banjir di Mataram Segera Tempati Hunian Sementara
Mataram – Warga yang terdampak banjir pada 6 Juli 2025 di Kota Mataram segera menempati hunian sementara (Huntara) yang dibangun pemerintah sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana. Pembangunan Huntara dilakukan di beberapa lokasi untuk memastikan warga yang rumahnya rusak mendapatkan tempat tinggal yang layak.


“Kita ingin memastikan bahwa warga yang terdampak mendapatkan tempat tinggal yang aman dan layak, lengkap dengan dukungan fasilitas dasar agar mereka bisa memulai kembali kehidupan dengan tenang,” ujar Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, saat meninjau pembangunan Huntara di Lingkungan Pomotan, Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara, Selasa (12/8/2025).


Di Lingkungan Pomotan, sebanyak 14 unit Huntara disiapkan untuk 14 kepala keluarga dengan total 50 jiwa, dan diperkirakan rampung dalam beberapa hari ke depan. Selain itu, sisa lahan di area tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun ruang pertemuan warga dan mushola sebagai sarana ibadah, guna mendukung kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

Sementara di Lingkungan Karang Jero, Kelurahan Karang Taliwang, sebanyak tujuh kepala keluarga sudah menempati Huntara yang selesai dibangun lebih awal. Untuk wilayah lain, pembangunan rumah permanen bagi korban banjir turut dibantu oleh Real Estat Indonesia (REI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang memperbaiki dan membangun kembali rumah warga yang mengalami kerusakan parah.

Upaya ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Mataram untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan, bantuan, dan solusi bagi warga terdampak bencana, serta memastikan proses pemulihan berjalan cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan. *(TK-Diskominfo)



