Gubernur & Wali Kota Kompak Tangani Banjir

Gubernur & Wali Kota Kompak Tangani Banjir

Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam penanganan bencana banjir yang melanda Kota Mataram. Hal ini disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir bersama Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, dan Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, yang berlangsung di Aula Lantai III Bank NTB Syariah, Senin (07/07/2025).

Dalam rapat tersebut, Gubernur menegaskan bahwa Kota Mataram, sebagai ibu kota provinsi dan wajah utama NTB, harus mendapatkan perhatian serius dalam penanganan bencana. Oleh karena itu, ia meminta semua unsur pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk bergotong royong membantu penanganan pasca banjir.

Sementara itu, Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, dalam laporannya menyampaikan berbagai langkah yang telah dan sedang dilakukan Pemerintah Kota Mataram dalam menangani dampak banjir.

“Sejak kemarin, kami bersama jajaran pemerintah kota telah melakukan berbagai upaya tanggap darurat. Saat ini fokus kami adalah merehabilitasi kawasan-kawasan yang terdampak parah. Beberapa wilayah sudah kami petakan untuk dilakukan intervensi lebih lanjut,” jelasnya.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa pada hari ini seluruh ASN Kota Mataram diliburkan untuk turun langsung ke lapangan dalam aksi gotong royong, khususnya di ruas-ruas jalan protokol. “Saya tidak ingin memberikan tanggung jawab yang tidak bisa mereka tangani dari belakang meja. Besok pun mereka akan kami kerahkan kembali untuk membersihkan lingkungan, terutama jalan-jalan lingkungan yang terdampak cukup parah,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa beberapa kawasan yang sempat terendam banjir masih dalam proses pembersihan secara manual, karena kendaraan berat tidak bisa menjangkau lokasi tersebut.

Untuk distribusi bantuan, Wali Kota menegaskan bahwa seluruh logistik akan disalurkan secara terpusat melalui Posko Induk di Kantor Wali Kota Mataram. “Distribusi satu pintu ini penting agar bantuan berupa makanan pokok, selimut, kasur, dan kebutuhan pokok lainnya dapat sampai secara tepat sasaran,” tegasnya.

Selain itu, Pemerintah Kota juga telah meminta Dinas PUPR untuk melakukan asesmen terhadap sejumlah jembatan yang dikhawatirkan mengalami kerusakan akibat derasnya arus air dan tumpukan sampah yang menyumbat.

Terkait warga terdampak, sebagian besar pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing, namun masih ada yang bertahan di posko pengungsian karena kondisi rumah mereka belum memungkinkan untuk ditempati kembali. Pemerintah Kota juga telah mengerahkan tim dari dinas-dinas terkait untuk memantau dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak, sesuai standar kesehatan yang berlaku.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa intervensi terhadap rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat akan segera dimulai. “Ada rumah yang roboh total dan kondisinya sangat parah. Besok, penanganan akan mulai difokuskan ke rumah-rumah tersebut,” lanjutnya.

Wali Kota turut mengapresiasi kehadiran langsung Gubernur NTB yang memberikan motivasi dan dukungan moril kepada warga terdampak. “Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas respons cepatnya dan telah hadir langsung di tengah masyarakat. Mungkin tidak banyak yang bisa dilakukan saat ini, tapi kehadiran pemerintah sangat berarti bagi ketenangan batin warga,” ujarnya.

Sebagai penutup, Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Mataram akan terus fokus pada proses rehabilitasi dan pemulihan pasca banjir demi memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal. * (TK-Diskominfo)

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter