“JAS KUNING” , Inovasi Layanan Kesehatan Langsung di Lingkungan Masyarakat Kota Mataram

“JAS KUNING” , Inovasi Layanan Kesehatan Langsung di Lingkungan Masyarakat Kota Mataram

Mataram, 4 Juli 2025 – Pemerintah Kota Mataram terus menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Melalui inovasi JAS KUNING atau Jalan Sehat Berkunjung ke Lingkungan, Dinas Kesehatan Kota Mataram menghadirkan pendekatan baru dalam pelayanan kesehatan yang langsung menyentuh masyarakat di tingkat lingkungan. Kegiatan ini digelar di Lingkungan Lendang Lekong, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Jumat (4/7/2025).

Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan JAS KUNING yang dinilainya sebagai bentuk pelayanan publik yang langsung dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Saya berharap kegiatan ini konsisten, terencana, dan terukur dengan baik. Output-nya adalah peningkatan kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat, sehingga kita dapat mencetak masyarakat yang lebih produktif dan berdaya saing,” ungkap Wali Kota Mataram dalam sambutannya.

Wali Kota juga menekankan bahwa sektor kesehatan harus dipandang sejajar dengan pendidikan dan ekonomi sebagai isu fundamental dalam pembangunan. Untuk itu, lanjutnya, sinergi lintas sektor menjadi keharusan.

“Kehadiran berbagai unsur pemerintah, lembaga, dan masyarakat adalah bukti semangat kolaboratif dalam membangun kesehatan warga secara menyeluruh,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan capaian penting Kota Mataram dalam penurunan angka stunting. Dari angka 17% pada tahun 2022, kini telah berhasil ditekan menjadi 6,7% di pertengahan tahun 2025.“Ini adalah hasil dari kerja kolektif. Dinas Kesehatan tidak mungkin bekerja sendiri. Kita targetkan angka stunting bisa ditekan di bawah 5%, sesuai prioritas nasional,” tambahnya.

Selain itu, Wali Kota juga mengapresiasi peran strategis kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di masyarakat. Ia mendorong pemberdayaan berkelanjutan kepada para kader agar mampu menjadi ujung tombak dalam isu-isu stunting, kesehatan ibu dan anak, serta edukasi pola hidup sehat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. Emirald, dalam laporannya menegaskan bahwa JAS KUNING bukan sekadar kegiatan jalan sehat, melainkan strategi pelayanan langsung yang mengedepankan sentuhan personal di tingkat lingkungan.

“Kami ingin Mataram menjadi kota yang harum, sehat, nyaman, dan dikenang. Program ini adalah cara kami mewujudkan visi itu,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pendekatan langsung dinilai masih menjadi cara paling efektif dalam promosi dan pencegahan penyakit, meski di tengah kemajuan era digital.

“Promosi kesehatan lewat media sosial penting, tapi kehadiran fisik jauh lebih berdampak. Itulah semangat JAS KUNING,” tutup dr. Emirald.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Mataram, Kepala Kejaksaan Negeri Mataram, Ketua BNN, Kepala Baznas Kota Mataram, perwakilan Bursa Efek Indonesia, perwakilan Bank NTB Syariah, serta para tokoh agama dan masyarakat setempat.

Melalui JAS KUNING, Pemerintah Kota Mataram menegaskan visinya untuk menghadirkan pelayanan publik yang nyata, menyentuh, dan berpihak kepada rakyat. Tidak hanya di sektor kesehatan, inovasi ini juga akan dikuatkan melalui program-program prioritas lain seperti makan bergizi gratis, koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan penguatan kader di lingkungan. * (TK-Diskominfo)

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter