Book Appointment Now

Peningkatan Kapasitas Guru BK sebagai Orang Tua Di Sekolah dan untuk Pencegahan Masalah Kesehatan Remaja
Peningkatan Kapasitas Guru BK sebagai Orang Tua Di Sekolah dan untuk Pencegahan Masalah Kesehatan Remaja
Wakil Wali Kota Mataram, TGH Mujiburrahman, menerima kunjungan Komisi Penanggulangan AIDS dan Yayasan Inisiatif Sehat (INSET) di Pendopo Margapati. Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, H. M. Yusuf, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, H. Emirald Isfihan. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi lintas sektor dalam rangka mendorong upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS serta perilaku kesehatan berisiko di kalangan remaja.


Sebagai langkah konkret, Komisi Penanggulangan AIDS bersama Yayasan INSET dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram akan menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan bagi para guru Bimbingan Konseling (BK) tingkat SMP dan MTs se- Kota Mataram. Kegiatan ini direncanakan berlangsung pada tanggal 25–26 Juni 2025, dengan melibatkan 50 peserta secara luring, sementara peserta lainnya mengikuti secara daring melalui platform Zoom.


Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru BK dalam melaksanakan pendekatan promotif dan preventif terhadap siswa, serta memperkuat peran mereka sebagai pendamping utama dalam menangani isu-isu seperti kesehatan reproduksi, HIV/AIDS, dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.


Melalui kegiatan ini, para guru BK diharapkan dapat menjadi figur yang lebih empatik dan responsif terhadap dinamika remaja, serta menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan berbagai perilaku berisiko di sekolah. Guru BK juga diharapkan mampu memperkuat jejaring layanan kesehatan remaja yang inklusif dan bersahabat.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir sejumlah pihak yang berperan penting dalam penguatan kolaborasi ini, di antaranya dr. Margareta Chepas dan dr. Rita dari Komisi Penanggulangan AIDS Kota Mataram, Pujiarohman selaku Psikolog sekaligus Dosen FKIK UNRAM, Yudi dan Agus dari Yayasan INSET, I Dewa Made Mudita sebagai pemerhati HIV/AIDS, serta Sri Agustini selaku Ketua Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Kota Mataram.

Melalui kolektivitas, kolaborasi, dan langkah-langkah yang masif, sistematis, terstruktur, serta terukur, Pemerintah Kota Mataram bersama para mitra berkomitmen untuk menekan laju penyebaran HIV/AIDS dan membangun ekosistem pendidikan yang sehat dan aman bagi generasi muda.



