Book Appointment Now

Lomba Tadarus Al-Qur’an Resmi di Gelar Wali Kota Mataram Tegaskan Pentingnya Penguatan Nilai Moral dan Spritual Berlandaskan Al-Qur’an
Lomba Tadarus Al-Qur’an Resmi di Gelar
Wali Kota Mataram Tegaskan Pentingnya Penguatan Nilai Moral dan Spritual Berlandaskan Al-Qur’an
Sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai spiritual di kalangan pelajar, Pemerintah Kota Mataram kembali menggelar Lomba Tadarus Al-Qur’an Tingkat Pelajar Tahun 2025. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya diikuti oleh tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), tahun ini lomba melibatkan 6 Sekolah Dasar (SD) yang mewakili masing-masing kecamatan di Kota Mataram. Total sekolah yang mengikuti Lomba Tadarus Al-Qur’an Tahun 2025 berjumlah 37 sekolah, terdiri dari 24 SMP negeri, 7 SMP swasta, dan 6 SD, yang akan berlangsung selama 10 malam. Dengan mengangkat tema “Mewujudkan Mataram SEMAKIN HARUM Tahun 2025”.

Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa spiritual dan ketakwaan siswa serta membentuk generasi muda Kota Mataram yang berakhlak mulia. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa dalam membangun mental dan spiritual yang berlandaskan Al-Qur’an di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para dewan hakam, para ulama, tuan guru, hafiz dan hafizah, serta para ustaz dan ustazah yang senantiasa mendukung pembinaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Kota Mataram.
“Alhamdulillah, saya bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini di minggu pertama bulan Suci Ramadhan. Tradisi ini merupakan bagian dari upaya pembinaan moralitas, religi, dan etika di kalangan pelajar. Terima kasih kepada semua pihak yang telah dengan sungguh-sungguh mendukung pembinaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Kota Mataram”. Ujar Wali Kota Mataram dalam sambutannya, pada acara pembukaan Lomba Tadarus tersebut, yang berlangsung di Musholla Siti Aisyah, Kantor Wali Kota Mataram, pada Rabu Malam (05/03/2025)

H Mohan Roliskana menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan penguatan nilai-nilai spiritual. “Kegiatan ini didasari semangat agar anak-anak kita, selain mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, juga tidak melupakan aspek religius dan spiritual. Dengan begitu, mereka tetap dekat dengan agama, rajin beribadah, taat kepada orang tua, hormat kepada guru, serta memahami tradisi dan kearifan lokal di tengah gempuran modernisasi”. Tambahnya.

Wali Kota juga menyinggung fenomena “bandwagon effect,” yaitu kecenderungan individu untuk mengikuti tren atau perilaku tertentu karena dilakukan oleh banyak orang. H Mohan Roliskana menyampaikan kekhawatiran bahwa anak-anak dapat terpengaruh oleh konten di dunia maya dan menirukan hal-hal yang tidak sesuai nilai moral.

Oleh karena itu, orang nomor satu di Kota Mataram tersebut mengimbau agar para orang tua dan bapak ibu guru berperan aktif dalam membimbing anak-anak di era digital ini. Sebagai langkah konkret dalam menjaga moralitas dan konsentrasi belajar siswa, Wali Kota Mataram telah mengeluarkan surat edaran mengenai pembatasan penggunaan gadget di lingkungan sekolah.

“Inisiatif ini telah kami diskusikan dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Dewan Pendidikan, yang menyambut baik langkah ini sebagai upaya menciptakan suasana belajar yang kondusif serta mencegah kesenjangan sosial di kalangan siswa, sehingga menimbulkan perasaan Fear of Missing Out atau takut ketinggalan, sehingga akan menutut kepada orang tua agar bisa memiliki gadget yang sama dengan yang lain.” Jelasnya.

Selain itu, Wali Kota juga meminta Dinas Pendidikan untuk mengantisipasi kegiatan siswa di malam hari selama bulan Ramadhan, terutama di masa liburan yang panjang. “Kami mengajak semua pihak, termasuk orang tua, guru, aparat keamanan, dan masyarakat, untuk bersama-sama menjaga anak-anak kita agar mengisi waktu dengan kegiatan positif. Lomba Tadarus Al-Qur’an ini menjadi salah satu contoh kegiatan yang diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda Kota Mataram yang unggul, berakhlak, dan berkarakter”. Pungkas Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana.
Ditempat yang sama, dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Yusuf, menyampaikan bahwa Lomba Tadarus Al-Qur’an bertujuan untuk, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pelajar dalam seni membaca Al-Qur’an yang baik dan benar, meningkatkan pemahaman pelajar secara utuh dalam membaca Al-Qur’an serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari dan mewujudkan generasi Kota Mataram yang unggul, berakhlak, dan berkarakter.

“Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan Lomba Tadarus Al-Qur’an Tahun 2025 ini dapat berjalan lancar dan memberikan berkah bagi seluruh masyarakat Kota Mataram. Semoga melalui kegiatan ini, nilai-nilai luhur Al-Qur’an dapat terus membimbing generasi muda menuju masa depan yang lebih baik”. Tutupnya.



